Sistem Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) kini menjadi pilar utama dalam distribusi pupuk bersubsidi di Kabupaten Pati. Anggota Komisi B DPRD Pati dari Fraksi Golkar, Nanda Yahya, menegaskan bahwa keakuratan data dalam sistem ini merupakan harga mati agar bantuan pemerintah tidak salah sasaran.
Menurut Nanda, transisi menuju sistem digital menempatkan data sebagai penentu kebijakan yang absolut. Ia menilai jika data yang diinput ke dalam sistem e-RDKK mengandung kekeliruan, maka dampak buruknya akan langsung dirasakan oleh petani di lapangan berupa kesulitan akses pupuk.
“Semua bergantung pada data. Kalau datanya tidak valid, maka penyalurannya juga tidak akan tepat sasaran,” ujar Nanda Yahya saat memberikan pandangannya mengenai tata kelola pertanian daerah. Ia mengingatkan bahwa sistem ini dirancang untuk ketertiban, sehingga validitas data harus menjadi perhatian serius.
DPRD Pati melalui Komisi B akan terus memantau jalannya sistem ini. Nanda berharap agar para pemangku kepentingan tidak meremehkan proses input data, karena e-RDKK merupakan acuan resmi pemerintah yang menentukan nasib produktivitas petani di Bumi Mina Tani.
(ADV)













