Penataan Kembangjoyo Harus Tetap Beri Ruang bagi PKL

Advertorial, Berita31 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Rencana penataan dan renovasi kawasan Alun-Alun Kembangjoyo dinilai perlu disertai konsep pengelolaan pedagang kaki lima (PKL) yang jelas. Penataan ruang usaha bagi pedagang dinilai penting agar aktivitas ekonomi masyarakat tetap berjalan tanpa mengurangi kenyamanan kawasan.

Ketua Komisi C DPRD Pati, Joni Kurnianto, mengatakan PKL seharusnya menjadi bagian dari perencanaan kawasan. Keberadaan mereka tidak semestinya dipandang sebagai gangguan, melainkan sebagai salah satu unsur yang dapat menghidupkan ruang publik.

Menurut Joni, ketika sebuah kawasan ramai dikunjungi masyarakat, aktivitas ekonomi biasanya ikut berkembang. Karena itu, rencana renovasi Kembangjoyo dinilai menjadi kesempatan untuk menyiapkan ruang usaha yang lebih tertata bagi para pedagang.

“Kalau Kembangjoyo akan dibangun dan ditata, sekalian kita pikirkan tempat pedagang. PKL membutuhkan kepastian ruang untuk berusaha,” kata Joni.

Ia juga meminta pemerintah membuka ruang komunikasi dengan para pedagang sejak tahap awal perencanaan. Pelibatan tersebut diperlukan agar desain kawasan nantinya tidak hanya mempertimbangkan aspek fisik, tetapi juga kebutuhan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas perdagangan.

“Pedagang itu jangan hanya diberi tahu ketika semuanya sudah jadi. Mereka harus diajak bicara sejak awal, karena mereka yang nantinya menggunakan ruang tersebut setiap hari,” ujarnya.

Joni menegaskan bahwa penataan PKL tidak seharusnya diartikan sebagai upaya menghilangkan aktivitas perdagangan. Menurutnya, pemerintah perlu mencari solusi yang mampu menjaga keseimbangan antara kepentingan ekonomi pedagang dan kenyamanan pengunjung.

“Penataan itu bukan pengusiran. Kita mencari titik temu. Bagaimana pedagang tetap bisa mencari nafkah, tetapi kawasan juga nyaman bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia berharap konsep tersebut dapat diterapkan secara berkelanjutan sehingga Kembangjoyo mampu menjadi ruang publik yang aktif sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Dengan penataan yang melibatkan berbagai pihak, Joni optimistis keberadaan PKL dapat menjadi bagian dari ekosistem kawasan yang tertib, nyaman, dan produktif.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *