PKB Pati Perkuat Struktur Kecamatan, 21 DPAC Disiapkan Hadapi Masa Bakti Baru

Advertorial, Berita492 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net — Penguatan organisasi politik tidak hanya ditentukan oleh aktivitas di tingkat pusat maupun kabupaten. Struktur di tingkat kecamatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menjaga komunikasi dan keberlangsungan kerja partai.

Hal tersebut menjadi salah satu fokus PKB Kabupaten Pati dalam melakukan penyegaran kepengurusan melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab). Sekretaris DPC PKB Pati sekaligus anggota DPRD Pati, Kastomo, mengatakan pembentukan kepengurusan baru harus diikuti dengan penguatan aktivitas organisasi di tingkat kecamatan.

“Musancab bukan sekadar mengganti pengurus. Yang lebih penting adalah memastikan struktur di tingkat kecamatan benar-benar hidup, mampu bekerja, dan menjadi penghubung antara partai dengan masyarakat,” ujar Kastomo.

Menurutnya, struktur Dewan Pimpinan Anak Cabang (DPAC) memiliki posisi penting karena berada paling dekat dengan masyarakat. Selain menjalankan agenda organisasi, pengurus di tingkat kecamatan diharapkan mampu mengetahui berbagai persoalan yang berkembang di wilayahnya.

PKB Pati menggelar Musancab di lima wilayah yang disesuaikan dengan daerah pemilihan. Secara keseluruhan, terdapat 21 DPAC yang menjalani proses pembentukan kepengurusan untuk masa bakti 2026-2031.

Kastomo menilai keberadaan struktur yang aktif dapat membantu memperlancar komunikasi antara partai dengan masyarakat. Aspirasi yang diperoleh dari tingkat bawah selanjutnya dapat menjadi bahan dalam menjalankan kerja-kerja politik.

“Kalau struktur di bawah kuat, komunikasi dengan masyarakat juga akan lebih mudah. Kita ingin persoalan yang muncul di kecamatan tidak berhenti sebagai keluhan, tetapi bisa dicarikan jalan keluarnya,” katanya.

Sebagai anggota DPRD Pati, Kastomo melihat jaringan organisasi partai juga memiliki kaitan dengan kerja politik di lembaga legislatif. Informasi dan aspirasi yang dihimpun kader di lapangan dapat menjadi salah satu bahan bagi anggota Fraksi PKB dalam menjalankan fungsi DPRD.

Karena itu, ia berharap pengurus baru yang terbentuk tidak hanya aktif ketika momentum pemilihan umum tiba. Menurutnya, keberadaan struktur partai perlu dirasakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.

“Kerja partai tidak boleh hanya muncul lima tahun sekali. Struktur harus hadir setiap saat karena masyarakat memiliki persoalan setiap hari,” tegasnya.

Dengan pembentukan kepengurusan baru di 21 kecamatan, Kastomo berharap konsolidasi organisasi PKB Pati semakin kuat. Di sisi lain, jaringan tersebut diharapkan mampu menjaga komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi dari tingkat kecamatan.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed