Suharmanto Minta Normalisasi Bendung Sumedang, Irigasi Petani Terancam

banner 468x60

PATI, sraya.net — Kondisi Bendung Sumedang di Kecamatan Winong, Kabupaten Pati, dikeluhkan warga karena tidak lagi mampu mengalirkan air secara lancar. Pendangkalan akibat penumpukan lumpur membuat aliran irigasi tersendat dan mengancam sawah milik para petani setempat.

Kondisi tersebut memicu kekhawatiran masyarakat, terutama para petani yang menggantungkan kebutuhan air dari bendung tersebut. Jika tidak segera ditangani, mereka khawatir sawah akan mengalami kekeringan dan berpotensi gagal panen.

banner 336x280

Menanggapi persoalan itu, anggota Komisi A DPRD Kabupaten Pati, Suharmanto, menegaskan pentingnya langkah cepat dari pemerintah daerah untuk melakukan normalisasi bendung.

“Kalau tidak segera dinormalisasi, produksi pertanian warga terancam. Ini menyangkut hidup petani,” ujar Suharmanto.

Ia menjelaskan bahwa pada masa sebelumnya Bendung Sumedang mampu mengairi petak-petak sawah di wilayah Winong. Namun kini kondisi bendung semakin dangkal akibat endapan lumpur yang menumpuk, sehingga debit air yang mengalir ke lahan pertanian semakin berkurang.

Menurutnya, setiap musim kemarau datang, para petani semakin dihantui kekhawatiran akan potensi gagal panen karena pasokan air yang tidak mencukupi.

Suharmanto pun mendorong Pemerintah Kabupaten Pati untuk menjadikan normalisasi Bendung Sumedang sebagai agenda penting. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui pengerukan lumpur, pembersihan saluran irigasi, serta perawatan bendung secara berkala.

Ia menilai keberpihakan terhadap infrastruktur irigasi desa merupakan bentuk dukungan nyata terhadap ketahanan pangan masyarakat.

“Bagi petani Winong, Sumedang bukan sekadar bendung. Ini sumber kehidupan mereka. Pemkab harus segera menindaklanjuti untuk dilakukan normalisasi,” tegasnya.

Warga kini menunggu langkah nyata dari pemerintah daerah. Mereka berharap alat berat seperti ekskavator segera diterjunkan untuk membersihkan endapan lumpur di bendung tersebut, sehingga aliran air kembali lancar dan sawah-sawah mereka dapat terairi dengan baik.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *