Suhartini Tekankan Lembaga Pendidikan Harus Menjadi Ruang Aman bagi Anak

Advertorial, Berita, Lokal148 Dilihat
banner 468x60

PATI – Perlindungan terhadap anak di lingkungan pendidikan menjadi perhatian serius Anggota DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PDI Perjuangan, Suhartini. Menurutnya, setiap lembaga pendidikan, baik sekolah maupun pondok pesantren, memiliki tanggung jawab untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik.

Menanggapi dugaan kasus pencabulan terhadap santriwati di Pondok Pesantren Ndholo Kusumo, Kecamatan Tlogowungu, Suhartini menyampaikan keprihatinannya dan berharap kasus tersebut ditangani secara tuntas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Ia juga menilai peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama agar sistem perlindungan anak di lingkungan pendidikan semakin diperkuat.

“Setiap anak berhak memperoleh rasa aman selama mengikuti proses pendidikan. Karena itu, seluruh lembaga pendidikan harus memperkuat pengawasan, membangun budaya saling peduli, serta memastikan adanya mekanisme perlindungan yang berjalan dengan baik,” ujar Suhartini.

Ia menjelaskan, upaya pencegahan harus dilakukan melalui berbagai langkah, seperti meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas di lingkungan pendidikan, memperkuat komunikasi antara pengelola lembaga dengan orang tua, serta memberikan edukasi mengenai perlindungan anak kepada seluruh warga sekolah maupun pesantren.

Menurut Suhartini, keamanan peserta didik merupakan bagian penting dari kualitas pendidikan. Oleh sebab itu, setiap lembaga perlu memiliki komitmen yang kuat untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari segala bentuk kekerasan, intimidasi, maupun pelecehan.

“Kami berharap seluruh pengelola lembaga pendidikan terus meningkatkan kualitas pengawasan dan menjadikan perlindungan anak sebagai prioritas utama. Lingkungan belajar yang aman akan memberikan rasa nyaman bagi peserta didik untuk berkembang dan meraih prestasi,” tegas legislator Fraksi PDI Perjuangan tersebut.

Suhartini menambahkan, DPRD Kabupaten Pati akan terus mengawal kebijakan yang mendukung penguatan perlindungan anak di lingkungan pendidikan. Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pendidikan, orang tua, masyarakat, dan aparat penegak hukum dapat mewujudkan ekosistem pendidikan yang aman, ramah anak, serta bebas dari segala bentuk kekerasan.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *