Trotoar Panglima Sudirman Pati Diminta Utamakan Kenyamanan Pejalan Kaki

Advertorial, Berita10 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Pembangunan trotoar di Jalan Panglima Sudirman, Kabupaten Pati, mendapat perhatian dari Komisi C DPRD Pati. Selain memperhatikan hasil akhir secara visual, proyek tersebut dinilai perlu mengedepankan fungsi serta kenyamanan masyarakat sebagai pengguna.

Anggota Komisi C DPRD Pati, Haryono, menyampaikan hal itu usai mengikuti inspeksi mendadak (sidak) bersama jajaran Komisi C di lokasi pembangunan, Selasa (6/10/2026).

Menurut Haryono, trotoar merupakan salah satu fasilitas publik yang digunakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari. Karena itu, pengerjaannya harus mempertimbangkan berbagai aspek, terutama keselamatan dan kenyamanan pejalan kaki.

Ia menilai kualitas trotoar tidak cukup hanya dilihat dari kondisi fisiknya yang tampak baru. Permukaan yang rata dan aman menjadi bagian penting agar fasilitas tersebut benar-benar berfungsi sebagaimana mestinya.

“Trotoar ini nantinya digunakan masyarakat setiap hari. Jangan sampai secara tampilan sudah bagus, tetapi ketika dipakai justru membuat masyarakat tidak nyaman,” ujarnya.

Haryono juga menekankan pentingnya memastikan kondisi trotoar aman untuk dilalui, mengingat Jalan Panglima Sudirman berada di kawasan pusat kota dengan mobilitas masyarakat yang cukup tinggi.

Sidak, lanjutnya, menjadi bagian dari upaya DPRD memastikan pekerjaan di lapangan berjalan sesuai dengan fungsi yang direncanakan.

“Kita melihat langsung di lapangan agar pembangunan yang dilakukan benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan fungsi trotoar,” katanya.

Selain kenyamanan pengguna secara umum, Haryono meminta aspek aksesibilitas turut menjadi perhatian. Menurutnya, fasilitas pedestrian semestinya dapat dimanfaatkan oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk kelompok yang membutuhkan akses khusus.

“Lansia, anak-anak, maupun penyandang disabilitas juga harus mendapatkan akses yang layak. Ini menjadi bagian penting dari fasilitas pedestrian,” jelasnya.

Ia berharap setiap kekurangan yang ditemukan selama proses pembangunan dapat segera dievaluasi dan diperbaiki. Dengan begitu, ketika proyek selesai, trotoar sudah siap digunakan masyarakat secara aman dan nyaman.

“Kalau memang ada yang perlu diperbaiki, sebaiknya dilakukan sekarang selagi pekerjaannya masih berlangsung. Jangan menunggu selesai baru kemudian menjadi persoalan,” pungkas Haryono.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *