PATI, sraya.net – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Pati dari Fraksi PKB, Bambang Susilo, menyoroti belum optimalnya perhatian terhadap anggaran penyiapan Calon Kepala Sekolah (CKS) yang dinilai berdampak pada kekosongan jabatan di sejumlah sekolah.
Menurutnya, persoalan ini bukan hal baru dan telah beberapa kali disampaikan dalam pembahasan anggaran, namun belum menjadi prioritas utama.
“Sebetulnya persoalan ini sudah lama disampaikan dalam pembahasan anggaran. Tapi memang belum menjadi prioritas, sehingga dampaknya baru terasa sekarang,” ujar Bambang.
Ia menilai, lemahnya perhatian terhadap penyiapan sumber daya manusia justru menimbulkan persoalan berulang, termasuk maraknya jabatan kepala sekolah yang diisi oleh pelaksana tugas (PLT).
“Kalau dari awal tidak diprioritaskan, ya sekarang kita harus menanggung akibatnya. Ini jadi pelajaran penting dalam perencanaan anggaran,” tegasnya.
Bambang juga menekankan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada fisik, tetapi juga harus diimbangi dengan investasi pada kualitas SDM.
“Sering kali kita fokus ke program fisik, padahal SDM itu kunci. Kalau pemimpinnya tidak siap, program tidak akan berjalan maksimal,” katanya.
Ia pun mendorong agar ke depan alokasi anggaran untuk peningkatan kapasitas dan kaderisasi ASN, khususnya di sektor pendidikan, bisa lebih diperhatikan.
“Ke depan harus ada keberanian untuk memprioritaskan anggaran SDM. Kalau tidak, persoalan seperti ini akan terus berulang,” pungkasnya.
(ADV)

















