PATI, sraya.net – Sekretaris Komisi D DPRD Pati dari Fraksi Golkar, Endah Sri Wahyuningati, mengutuk keras tindakan pembuangan bayi yang terjadi di Desa Growong Kidul, Kecamatan Juwana. Ia menilai perbuatan tersebut merupakan tindakan yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan dan tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun.
Menurut Endah, setiap anak yang lahir memiliki hak untuk memperoleh kasih sayang, perlindungan, dan kesempatan hidup yang layak. Karena itu, tindakan membuang bayi merupakan bentuk pengabaian terhadap hak-hak dasar seorang anak.
“Kami di Komisi D DPRD Pati mengutuk keras adanya tindakan pembuangan bayi seperti ini. Anak adalah amanah yang harus dijaga dan dilindungi, bukan ditelantarkan,” tegasnya.
Ia mengaku prihatin masih adanya kasus penelantaran bayi yang terjadi di tengah masyarakat. Menurutnya, persoalan tersebut harus menjadi perhatian bersama, baik pemerintah, keluarga, maupun lingkungan sekitar.
Endah menilai upaya pencegahan perlu diperkuat melalui edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya perlindungan anak serta peningkatan peran keluarga dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.
“Ketika ada masalah, harus dicari jalan keluar yang baik. Jangan sampai anak yang tidak bersalah justru menjadi korban,” ujarnya.
Selain itu, ia berharap seluruh pihak terkait dapat terus memberikan pendampingan dan perlindungan kepada bayi yang ditemukan tersebut agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.
“Peristiwa ini harus menjadi pengingat bagi kita semua untuk lebih peduli terhadap perlindungan anak. Jangan sampai kasus serupa kembali terjadi di Kabupaten Pati,” tandasnya.
(ADV)

















