Pelatihan UMKM Jangan Berhenti di Ruang Kelas

Advertorial, Berita152 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Program peningkatan kapasitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Pati dinilai perlu diikuti pendampingan secara berkelanjutan. Pelatihan yang hanya berlangsung sesaat dianggap belum cukup untuk membuat pelaku usaha mampu menerapkan strategi pemasaran digital secara mandiri.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Pati dari Fraksi PKB, Hilal Muharom, mengatakan pemerintah daerah perlu memastikan setiap program pelatihan memiliki tindak lanjut yang jelas.

“Yang perlu diperkuat bukan hanya pelatihannya, tetapi pendampingan setelah pelatihan. Pelaku UMKM harus ada tempat bertanya ketika menemukan kendala saat menerapkan ilmu yang sudah diberikan,” kata Hilal.

Ia menjelaskan, kemampuan pelaku UMKM dalam menggunakan teknologi sangat beragam. Karena itu, pola pembinaan tidak dapat disamaratakan.

Hilal mendorong pemerintah menghadirkan pendamping yang dapat membantu UMKM secara langsung, mulai dari membuat akun bisnis, menyusun katalog, membuat konten, sampai membaca perkembangan penjualan.

“Kalau ada pendamping yang terus memantau, pelaku usaha akan lebih percaya diri. Dari yang awalnya tidak mengerti, lama-lama bisa mengelola sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, pendampingan juga dapat diarahkan untuk membantu UMKM mengevaluasi strategi pemasaran berdasarkan respons konsumen.

Dengan pola tersebut, digitalisasi diharapkan tidak sekadar menjadi program pelatihan, tetapi benar-benar meningkatkan kemampuan dan pendapatan pelaku UMKM.

(ADV)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *