Tekan Angka Kecelakaan, Polresta Pati Gencarkan Operasi Patuh Candi 2026

Berita, Lokal61 Dilihat
banner 468x60

PATI, sraya.net – Kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas menjadi perhatian Polresta Pati melalui pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026. Operasi tersebut resmi dimulai dengan apel gelar pasukan di halaman Mapolresta Pati, Jalan Ahmad Yani Nomor 1, Senin (26/10/2026).

Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit, S.I.K., M.H., memimpin langsung apel yang berlangsung pukul 07.30 hingga 08.30 WIB. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana untuk mengevaluasi kesiapan anggota serta memastikan kendaraan dinas dan perlengkapan operasional dalam kondisi siap digunakan.

Operasi Patuh Candi 2026 akan berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November mendatang. Dalam pelaksanaannya, kepolisian berfokus pada peningkatan kedisiplinan pengendara, pencegahan pelanggaran, serta upaya menekan angka kecelakaan di wilayah Kabupaten Pati.

Apel tersebut diikuti personel gabungan dari Polresta Pati, jajaran polsek, Kodim 0718/Pati, Subdenpom, Satpol PP, Dinas Perhubungan, dan sejumlah unsur terkait. Hadir pula jajaran pejabat pemerintah daerah serta perwakilan Jasa Raharja, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri Pati.

Sinergi antarlembaga ini diharapkan mampu mendukung pelaksanaan operasi sekaligus memperkuat upaya menciptakan keamanan dan kelancaran lalu lintas.

Urgensi pelaksanaan operasi turut diperkuat oleh data kecelakaan lalu lintas di Jawa Tengah. Dalam amanat Kapolda Jawa Tengah yang disampaikan saat apel, disebutkan bahwa Ditlantas Polda Jawa Tengah mencatat 6.935 kejadian kecelakaan selama Januari hingga September 2026. Jumlah tersebut meningkat 28 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Data tersebut menjadi pengingat bahwa keselamatan di jalan raya membutuhkan perhatian serius, baik dari aparat maupun masyarakat. Karena itu, langkah pencegahan melalui sosialisasi dan edukasi perlu berjalan beriringan dengan penegakan hukum.

Kapolresta Pati Kombes Pol Sigit menegaskan, Operasi Patuh Candi bukan semata-mata kegiatan untuk memberikan sanksi kepada pelanggar. Lebih dari itu, operasi ini diharapkan mampu membentuk pola pikir masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya keselamatan berkendara.

Ia mengimbau warga untuk selalu menaati peraturan lalu lintas, termasuk ketika tidak ada petugas yang melakukan pengawasan.

Penggunaan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, serta kepatuhan terhadap rambu dan marka jalan menjadi hal yang harus diperhatikan. Pengguna jalan juga diminta tidak bermain telepon seluler saat berkendara dan memastikan kendaraan beserta dokumen pendukungnya lengkap sebelum bepergian.

Sigit menjelaskan, petugas akan mengedepankan langkah preemtif dan preventif melalui penyampaian edukasi serta imbauan kepada masyarakat. Namun, penindakan tetap dilakukan terhadap pelanggaran yang berpotensi mengancam keselamatan pengguna jalan.

Seluruh tindakan tersebut harus dilaksanakan secara profesional, proporsional, humanis, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Di sisi lain, Kapolresta mengingatkan personel yang bertugas agar menjaga integritas dan profesionalisme selama operasi berlangsung. Setiap anggota diminta bekerja sesuai prosedur serta mengutamakan pelayanan yang baik kepada masyarakat.

Usai pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan pengecekan personel dan kendaraan dinas guna memastikan kesiapan operasional di lapangan. Rangkaian acara kemudian diakhiri dengan foto bersama dan konferensi pers bersama awak media.

Polresta Pati berharap pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2026 dapat mendorong terbentuknya budaya berlalu lintas yang lebih disiplin di tengah masyarakat. Warga juga diimbau untuk mengutamakan keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya dalam setiap perjalanan.

Untuk memperoleh bantuan kepolisian, masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri melalui nomor 110.

Melalui operasi ini, kepolisian mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Pati menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama, sehingga setiap perjalanan dapat berlangsung aman dan setiap orang bisa kembali berkumpul bersama keluarga.

(Humas Resta Pati)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *